PEKIK KEDAMAIAN
Karya : Marta Sri Irwanto
Hujan mulai reda malam itu, ku langkah kaki ku
Menemui selembar kertas terpampang disebuah dinding
Meneriakkan perdamaian dan persaudaraan antara manusia
Sebuah informasi itu membuat naluri ini tergerak
Untuk ikut serta memekikkan suara hati
Perdamaian, perdamaian hanyalah sebuah slogan
Persaudaraan hanyalah angan - angan yang terucap
Bahkan menjadikannya sebuah mimpi
Menjanjikan, dan melambung hingga terbang seperti kapas di tiup angin
Sudahkah kita merasakan kedamaian?
Sementara perang dan sengketa diciptakan
Sudah kita merasakan persaudaraan antara manusia?
Sementara saudara – saudara kita menangis,
Menderita, kehilangan keluarga dalam perang yang tak berguna
Beribu orang tergeletak di atas tanah
Darah membanjiri mengalir deras
Suara tangis bayi melengking di iringi suara merdu senjata
Kemiskinan dan kelaparan naik daun
Masih pantaskan kita menyorakkan perdamaian?
Apa ini yang dinamakan persaudaraan?
Sementara tumbal berserakan dimana – mana
Apa yang bisa kita lakukan?
Mungkinkah kita ikut berperang?
Kita hanya bisa berdoa dan meminta kepada Tuhan
Agar semuanya usai dan damai.
Marilah kita bermufakat dengan naluri
Bukan menghabiskan energi hanya untuk basa basi
Kerja sama dan satukan suara
Menuju Perdamaian dunia dan persaudaraan
Sehingga bumi akan tersenyum
Dan manusia akan mencapai damai sejahtera.
Padangpanjang, 15 April 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar